Meskipun pertama kali dilihat di awal abad ke-20 oleh penjelajah Ernesto de Santa Cruz, air terjun ini tidak dikenal dunia sampai ditemukan secara resmi oleh penerbang Amerika, James Crawford Angel yang sedang terbang mencari lokasi tambang emas pada tahun 1933.
Pada tahun 1937, James Angel bersama isteri dan temannya Gustavo Henry Gardener kembali ke Air Terjun Angel dan melakukan pendaratan darurat diatas gunung Auyantepuy. Jimmy Angel dan tiga rekannya berhasil turun dari Tepuy dan kembali ke peradaban setelah berjalan melalui hutan selama 11 hari.
Pesawat yang di pergunakannya di tinggalkan di gunung Auyantepuy selama 33 tahun sebelum di turunkan dengan helikopter dan sekarang pesawat ini dapat di lihat di Museum Penerbangan di Maracay. Untuk mengenang penemunya, air terjun ini kemudian di namakan “Air Terjun Angel”, sedangkan suku Indian Pemon menyebut air terjun ini sebagai “Auyan-tepui” (“Aiyan-tepui”) yang berarti “Gunung Setan”.
Taman ini memiliki luas 3 juta hektar, menjadikannya kawasan lindung terbesar kedua Venezuuela dan keenam di dunia serta dibagi menjadi dua bagian: Barat dan Timur.
Bagian barat disebut Canaima dan dapat dicapai dengan penerbangan dari Caracas, Margarita, Puerto Ordaz, Ciudad Bolivar dan Santa Elena. Kita dapat menikmati tempat yang istimewa ini dengan air terjun tertinggi di dunia, Air Terjun Angel yang menakjubkan.
Di timur ada Gran Sabana, yang dapat dicapai melalui pesawat udara atau darat. Dengan pesawat udara yang Anda menuju Puerto Ordaz dan Santa Elena de Uairen, desa terakhir di Venezuela selatan, hanya 20 menit dari perbatasan dengan Brazil.
Sumber: http://www.salto-angel.com/
http://www.gonjangganjing.com/tag/air-terjun-angel/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar